Aspek Ibadah, Latihan Spiritual, dan Ajaran Moral.

Auguste Comte (Nama Panjang : Isdore Maire Auguste Francois Xavier Comte. Lahir pada 17 Januari 1798. Wafat pada 5 September 1857. Dan mempunyai seorang istri yang bernama Caroline Massin. Dia adalah adalah seorang ilmuan dari perancis yang di juluki sebagai “Bapak Sosiologi”. Dia dikenal sebagai orang pertama yang mengaplikasikan metode ilmiah dalam ilmu sosial.
Comte lahir di Montenpelleir, sebuah kota kecil di bagaian barat daya dari Negara perancis. Dia melanjutkan pendidiknya di Politeknik Ecole di Paris. Pada tahun 1818 Politeknik tersebut di tutup. Comte pun meninggalkan Ecole dan melanjutkan pendidikannya di sebuah kedokteran di Montenpelleir.
Tak lama kemudian ia melihat sebuah perbedaan yang moncolok antara agama katolik yang ia anut dengan pemikiran keluarga monarki yang berkuasa sehingga ia terpaksa meninggalkan paris. Ia kemudian bekerja sebagai sekertaris Saint Simon selama 6 tahun.
Kehidupan Intelektual
1. Selama bekerja dengan Saint-Simon melahirkan beberapa karya, yang terpenting adalah artikelnya tentang system politik baru dimana ilmuan akan menggantikan pendeta dan industrialis akan mengantikan tentara.
2. Selama proses penyembuhan mental mengahasilkan karya monumentalnya Course of Positive Philosophy (1830-1842).
3. Antar 1851-1854, saat ini ia menuliskan A System of Positive Polity (4 Jilid).
Ide-Ide Penting Low of There Phases, bahwasanya perkembangan masyarakat meliputi 3 tahapan :
1. Teologis : Posisi seseorang dalam masyarkat dan aturan-aturan dimasyarakat didasarkan pada kekuasaan tuhan (Supernatural Power): Fetisisme, Polytheisme, dan Monotheisme.
2. Metafisika / Abstrak : Ide justifikasi terhadap hak-hak universal diatas aturan-aturan manusia. Masyarakat Mulai mempertnyakan tradisi-tradisi yang ada.
3. Scientific / Ilmiah : Masyarakat Mampu menghadirkan solusi terhadap problem sosial dengan mendasarkan pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Teori ini merupakan salah satu teori pertama yang membahas tentang evolusi sosial. Comte kemudian membedakan antara Sosiologi Statis dan Sosiologi Dinamis.
Sosiologi Statis memusatkan perhatian pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat Sosilogi dinamis memusatkan perhatian tentang perkembangan masyarakat arti pembangunan. Dalam Positive Philosophy, comte memperkenalkan pentingnya hubungan antara teori, praktek,dan pemahaman manusia realitas.
Rintisan comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas, tampak dari tampilannya sejumlah ilmuan besar di bidang-bidang sosiologi. Mereka antara lain Herbert Spencer, Karl Marx, Emile Durkheim, Ferdinan Tonnies, Georg Simmel, Max Weber dan Pitirim Sorokin (Semuanya berasal dari Eropa). Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi.
a. Herbert Spencer memperkenalkan pendekatan analogi organic, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain.
b. Karl Marx memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis, yang menganggap konflik antar kelas social menjadi intisari perubahan dan perkembangan masyarakat.
c. Emile Durkheim memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus pemelihara keteraturan social.
d. Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (Pemahaman), yang berupaya menelusuri nilai, kepercayaan, tujuan dan sikap yang menjadi penuntun prilaku manusia.
A. Bapak Sosiologi
Auguste Comte Dikenal sebagai Bapak Sosiologi karena mengenalkan istilah “Sosiologi”. Selain itu juga Comte mengklaim bahwa kehidupan social punya karakteristik karenanya memiliki hukumnya sendiri dan harus di akui sebagai domain yang terpisah. Kemudian menggagas Social Statics (Struktur Sosial) dan Social Dynamics (Perubahan Sosial) sebagai cabang utama dalam sosiologi Di samping itu juga, kontribusinya tentang apa yang di kenal “Law Of The There Stages”, dan masih banyak yang lainya.
Berikut ini definisi-definisi sosiologi yang dikemukakan beberapa ahli :
1. William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkopf
Sosiologi adalah Penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.
2. Max Weber
Sosiologi adalah Ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.
3. Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi
Sosiologi adalah Ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan tersebut.
4. Soejono Sukamto
Sosiologi adalah Ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyaraktan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.
5. William Kornbium
Sosiologi adalah Suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan prilaku social anggotanya dan menjadikan masrakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.
Dari berbagai definisi diatas, maka dapat di simpulkan bahwa :
Sosiologi adalah Ilmu yang membicarakan apa yang sedang terjadi saat ini, khususnya pola-pola hubungan dalam masyarakat serta berusaha mencari pengertian-pengertian umum, rasional empiris serta bersifat umum.
Pokok Bahasan Sosiologi
1. Fakta sosial adalah Cara bertindak, dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa dan mengendalikan indivudu tersebut.
2. Tindakan Sosial
Tindakan Sosial adalah Suatu tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan prilaku orang lain.
3. Khayalan Sosiologis
Khayalan Sosiologis Di perlukan untuk dapat memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri manusia.
4. Realitas Sosiologi harus bisa menyikap berbagai tabir dan mengungkap tiap helai tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga.
Catatan :
Sejarah Mencatatat bahwa Emile Durkheim, ilmuan sosial Perancis yang kemudian berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau umum
I. Aspek Ibadah, Latihan Spiritual, dan Ajaran Moral.
Pendidikan akhlak sangat penting dalam pendidikan manusia. Karena pendidikan akhlak itu sendiri adalah keimanan seseorang atau kekuatan jiwa. Kalau manusia tidak memiliki akhlak maka manusia tidak akan bisa menjalankan kehidupan ini dengan baik. Akhlak merupakan cerminan dalam jiwa seseorang, akhlak yang baik merupakan dorongan dari keimanan seseorang. Dan harus ditampilkan dalam perilaku nyata sehari-hari. Inilah yang menjadi misi diutusnya Rasul sebagaimana disabdakan :
“ Aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia”.
( Hadits Riwayat Ahmad )
Ibadah adalah tunduk dan patuh kepada Allah SWT. Dengan cara menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Sedangkan tujuannya adalah mendekatkan diri kepada Allah, agar dengan demikian manusia senantiasa diingatkan kepada hal-hal yang baik lagi suci. Sehingga akhirnya rasa kesucian seseorang menjadi kuat dan tajam yang akan membawa kepada budi pekerti yang baik dan luhur.
Sholat itu erat kaitannya dengan pendidikan akhlak. Karena didalam sholat kita di didik untuk melatih moral kita agar berbuat kebaikan sesama manusia dan juga sholat dapat mencegah orang dari perbuatan jahat dan tidak baik. Seperti ayat Al-Qur’an dibawah ini :
QS. Al-Ankabut ayat 45 :
ان اللصلوة تنهى عن الفحشاء والمنكر
“ Sholat mencegah orang dari perbuatan jahat dan tidak baik”.

Dalam hadits qudsi disebut :
انماا تقبل الصلا ة ممن توا ضع بها لعظمتى ولم يستطل على خلقى و لم يبت معصرا على معصيتى و قطع النهار فى د كرى ور حم المسكين وا بن السبيل و الا ر ملة ور حم المصبا.
Yaitu Tuhan akan menerima sholat orang yang merendah diri tidak sombong, tidak menentang tetapi selalu ingat kepada Allah dan suka menolong orang-orang yang dalam kesusahan seperti fakir miskin, orang yang dalam perjalanan, janda dan orang yang kena bencana. Jadinya salah satu tujuan sholat adalah menjauhi manusia dari perbuatan-perbuatan jahat dan mendorong untuk membuat perbuatan yang baik.
Puasa dalam pendidikan akhlak adalah salah satu usaha pensucian roh manusia. Puasa sendiri adalah menahan hawa nafsu, makan, minum, seks, amarah, pertengkaran dan ja dari perbuatan – perbuatan yang tidak baik. Seperti ayat Al-Qur’an dan hadits di bawah ini :
QS. Al-Baqarah ayat 183 :
ياا يهاالد ين امنو اكتب عليكم ا لصيا م كما كتب على الد ين من قبلكم لعلكم تتقون.
“ Hai orang-orang yang percaya, berpuasa diwajibkan bagi kamu sebagai halnya dengan umat sebelum kamu. Semoga kamu menjadi manusia bertaqwa.”
Rasulullah bersabda :
من لم يدع يول الز ورو العمل به فليس لله حا جة فى ان يد ع طعا مه و شرا به.
Jadi puasa yang tidak menjauhkan manusia dari ucapan dan perbuatan tidak baik tidak ada gunanya. Orang yang demikian tidak perlu menahan diri dari makan dan minum, karena puasanya tidak berguna.
Didalam zakat kita dilatih untuk berbagi sesama makhluk Allah yang membutuhkan dan itu menjauhi kita dari kerakusan harta. Agar harta yang kita terima mendapat ridho Allah. Adapun ayat Al-Qur’an dan Hadits dibawah ini :

QS. Al-Taubat ayat 103 :
خد من امو ا لحم صد قة تطحر هم و تز كيحم بها.
Menjelaskan bahwa zakat diambil dari harta untuk membersihkan dan mensucikan pemiliknya.
Hadits berikut ini menjelaskan tentang zakat :
تبسمك فى و جه ا خيك صد قة وا مر ك با لمعروف و نميك عن المنكر صد قة وا ر شا دك الر فى ار ض الضلا ل لك صد قة وا ما طتك الا د ى و الشو ك و العظم عن الطر يق لك صد قة و افر اغك من د لو ك فى د لو اخيك صد قة و بصر ك للر جل الر د ئ البصر لك صد قة .

Menerangkan bahwa arti sedekah luas sekali sehingga ia mencakupi senyuman kepada manusia, seruan pada perbuatan baik dan larangan dari perbuatan jahat, memberi petujuk kepada manusia, menjauhkan duri dari jalan, memberi air yang ada digayung kita kepada orang yang berhajat dan menuntun orang yang lemah penglihatannya.
Haji juga merupakan pensucian roh manusia. Karena orang-orang berkunjung ke Baitullah (rumah Allah). Dalam pergi haji pun kita harus berpakaian yang menutup aurat dan kita harus menjauhi pebuatan-perbuatan tidak baik. Dan juga melatih rasa persaudaraan antar semua manusia di Dunia. Semua manusia derajatnya sama dimata Allah. Seperti ayat Al-Qur’an dibawah ini :
QS. Al-Baqarah ayat 197:
الحج الشمر معلو مت فمن فر ض فيحن الحج فلا ر فث و لا فسو ق و لا جدا ل فى الحج.
Menerangkan bahwa sewaktu mengerjakan haji orang tidak boleh mengeluakan ucapan-ucapan tidak senonoh, tidak boleh berbuat hal-hal tidak baik dan tidak boleh bertengkar.
Beribadah dan pendidikan akhlak tidak dapat dipisahkan karena didalam ibadah itu sendiri ada sholat, puasa, zakat dan pergi haji. Di dalam itu semua kita diajarkan bagaimana cara kita berakhlak yang baik dan benar kepada Allah, makhluk Allah, dan juga akhlak kepada lingkungan sekitar kita.
Ayat – ayat Al-Qur’an dan hadits yang berkenaan dengan ajaran dan –norma-norma moral yang harus dilaksanakan oleh setiap manusia.
Ayat yang menjelaskan tentang meneruskan amanat kepada yang berhak menerima.yaitu QS. An-Nisa ayat 58 :
ان الله ياء مر كم ان توء دو االا منت الى اهلها و اد احكمتم بين الناس ان تحكمو ابا لعد ل .

Ayat yang menjelaskan tentang perintah agar manusia bersikap adil. yaitu QS. An-Nahl ayat 90 :
ان الله ياْ مر بالعد ل وا لاحسان و اْيتا ئ د ى القر بى و ينهى عن ال فحشاء والمنكر والبغى يعظكم لعلكم تد كرون .

Ayat yang menjelaskan tentang larangan / jangan memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar. Dalam surat Al-Baqarah ayat 188 berikut ini :
و لا تاْ كلو ااْمو الكم بينكم بالبا طل و تد لوا بهاالى الحكام لتاْكلوا فر يقا من اموال الناس با لا ثم وانتم تعلمون.

Ayat berikutnya adalah yang menjelaskan tentang perkataan yang baik dan larangan berkata keji. Ini ada dalam surat Ibrahim ayat 24, 25, dan 26:
الم تر كيف ضرب الله مثلا كلمة طيبة كشجرة طيبة اصلها ثا بت وفر عها فى السماء.24
تؤ تى اْ كلها كل حين با د ن ريها و يضرب الله ا لاْ مثا س لعلهم يتد كرون .25
ومثل كلمة خبيثة ا لثا بت من فو ق ا لا ر ض ما لها من قرا ر. 26

Ayat yang menjelaskan tentang larangan menghina dan mencemooh orang lain, hindari prasangka buruk kepada orang lain, dan jangan membicarakan kejelekan orang lain. Surat Al-Hujrat ayat 11 dan 12 :
ياْ يها الد ين ء ا منوا لا يسخر قو م من قو م عسى ان يكو نو ا خير ا منهم و لا نسا ء من نساء عسى ان يكن خير ا منهن و لا تلمز و ا ا نفسكم و لا تنا بزوا با لا لقب بئس ا لا سم الفسو ق بعد ا لا يمن و من لم يتب فا و لئك هم الظلمون.11
يا يها الد بن ء ا منوا ا جتنبوا مثير ا من الظن ان بعض الظن اثم و لا تجسسوا و لا يغتب بعضكم بعضا ا يحب احد كم ان يا كل لحم ا خيه ميتا فكر هتمو ه وا تقوا الله ان ا لله توا ب ر حيم.12

Ayat yang menjelaskan tentang larangan agar jangan memasuki rumah orang lain tanpa meminta izin terlebih dahulu. Surat Al-Nur ayat 27 dan 28 :
يا يها الد ين ء ا منوا لا تد خلوا بيو تا غير بيو كم حتى تستا نسوا و تسلموا على ا هلها دا لكم خير لكم لعلكم تد كرون.
فا ن لم تجدوا فيها ا حد ا فلا تد خلو ها حتى يؤ د ن لكم وا ن قيل لكم ا ر جعوا فا ر جعوا هوا ز كى لكم والله بما تعملون عليم.
Perkataan Nabi tentang berkata benar adalah norma moral yang penting. Nabi mengatakan :” Kata benar menimbulkan ketentaraman tetapi dusta menimbulkan kecemasan.”
Manusia dengan akalnya dapat menentukan baik dan buruk. Karena manusiapun memiliki akal yang baik memiliki keimanan kepada Allah. Adapun pendapat lain yaitu dari Golongan Asy’ariah dan Kaum Mu’tazilah.
1. Golongan Asy’ariah, menyatakan bahwa soal baik dan buruk tidak dapat ditentukan oleh akal. Apabila wahyu tidak diturunkan maka manusia tidak dapat membedakan perbuatan baik dan perbuatan buruk. Wahyulah yang menentukan baik dan buruknya suatu perbuatan.

2. Kaum Mu’tazilah, bahwa akal manusia cukup kuat untuk mengetahui baik dan buruknya suatu perbuatan. Tanpa wahyu manusia dapat membedakan bahwa mencuri adalah perbuatan jahat dan menolong seseorang itu adalah perbuatan yang baik. Wahyu diturunkan hanya untuk menyempurnakan atau memperkuat pendapat akal manusia dan untuk membuat nilai-nilai yang dihasilkan pikiran manusia itu bersifat absolute dan universal.
Manusia / orang-orang yang baik dan menjauhi perbuatan-perbuatan buruk atau jahat di dunia ini. Orang-orang yang dimaksud ini adalah Mu’min, Muslim, dan Muttaqin.
1. Mu’min adalah orang yang percaya kepada Allah , sebagai sumber nilai-nilai yang absolute.
2. Muslim adalah orang yang menyerahkan diri dan tunduk kepada Allah.
3. Muttaqin adalah orang yang memelihara diri dari hukuman Allah di akhirat. Dengan cara menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

II. Aspek Mistisisme
Al-tasawwuf atau Sufisme ialah istilah yang khusus dipakai untuk menggambarkan mistisisme dalam islam. Tujuan dari mistisisme, baik yang di dalam maupun yang diluar Islam, ialah memperoleh hubungan langsung dan disadari dengan Tuhan, sehingga disadari benar bahwa seseorang berada di hadirat Tuhan.
Asal-usul perkataan tasawwuf . Teori yang banyak diterima ilah bahwa istilah itu berasal dari kata suf yaitu wol. Yang dimaksud bukanlah wol dalam arti modern, wol yang dipakai orang-orang kaya, tetapi wol primitif dan kasar yang dipakai di Zaman dahulu oleh orang-orang miskin di Timur Tengah. Di zaman itu pakaian kemewahan ialah sutra. Orang sufi ingin hidup sederhana dan menjauhi hidup keduniawian dan kesenangan jasmani, dan untuk itu mereka hidup sebagai orang-orang miskin dengan memekai wol kasar tersebut.
Asal-usul timbulnya ajaran tasawwuf. Di katakanya juga bahwa tasawwuf dating dari luar dan masuk ke dalam Islam. Ada beberapa penulis yang berpendapat bahwa tasawuf berasal dari kebiasaan rahib-rahib Kristen yang menjauhi dunia dan kesenangan materil. Ada juga yang mengatakan tasawwuf timbul atas pengaruh ajaran-ajaran Hindu. Disebut juga bahwa tasawwuf berasal dari falsafat Pythagoras dengan meninggalkan kehidupan materil dan memasuki kehidupan kontemplasi. Dan tasawwuf berasal dari filsafat Plotinus.
Benar dikatakan bahwa tasawwuf timbul karena pengaruh dari luar Islam. Karena banyak pendapat yang menyatakan bahwa memang tasawwuf timbul karena pengaruh dari luar Islam. Seperti penjelasan yang ada di atas.
Ayat-ayat Al-Qut’an yang menjadi dasar ajaran tasawwuf atau memberi inspirasi timbulnya tasawwuf.

QS. Al-Baqarah ayat 186 :
وادا سالك عبا دي عنى قر يب اْجيب د عو ة الدا ع ادا \ عا ن.
“Jika hamba-hambaKu bertanya padamu tentang diriKu, Aku adalah dekat. Aku mengabulkan seruan orang memanggil jika ia panggil Aku,”
Ayat 115 dari surat yang sama:
والله المثر ق والمغر ب فا ينما تو لوا فثم وجدالله.
“ Timur dan Barat kepunyaan Allah, maka kemana saja kamu berpaling disitu (kamu jumpai) wajah Tuhan.”
Ayat 16 dai Surat Qaaf :
ولقد خلقنا الا نسا ن ونعلم ما توسو س به نفسه و نحن اْقر ب اليه من جبل الو ر يد.
“ Sebenarnya kami ciptakan manusia dan Kami tahu apa yang dibisikkan dirinya kepadanya. Kami lebih dekat kepadanya dari pada pembuluh darahnya sendiri.”
Hadits-hadits yang menjadi dasar ajaran tasawwuf dan timbulnya tasawwuf.
من عر ف نفسه فقد عر ف ربه .
“Siapa yang kenal pada dirinya, pasti kenal pada Tuhan”
كنت كنزا مخفيا فا حبيت ان اعرف. فخلقت الخلق فبى عر فو نى.
“ Aku pada mulanya adalah harta yang tersembunyi, kemudian Aku ingin dikenal, maka Kuciptakan makhluk dan merekapun kenal padaKu melalui diriKu.”
Zahid adalah orang yang mempunyai langkah pertama dalam mendekati Tuhan. Baru setelah itu orang meningkat menjadi Sufi. Para zahid itu timbul pada zaman Nabi. Faktor yang mempengaruhi timbulnya zahid adalah menjauhi kehidupan duniawi, kesenangan materil, karena ingin dan rindu pada akhirat, dan ada ucapan-ucapan lain yaitu salah satunya adalah “ Bersikaplah terhadap dunia ini seolah-olah engkau tak pernah berada diatasnya, dan bersikaplah terhadap akhirat seolah-olah engkau tidan akan pernah keluar-keluar dari dalamnya.
Tokoh-tokoh atau para Zahid dan masa hidupnya. Pertama adalah Hasan Al-Bashri, ia lahir di Madinah pada tahun 642 M. Dan meninggal di Basrah pada tahun 728 M, ia disebut dalam Aspek Teologi. Ia melihat dunia ini sebagai ular yang halus dalam pegangan tangan tetapi racunnya membawa kepada maut. Dan ucapan-ucapannya juga mempengaruhi para sufi.
Kedua, zahid yang juga sangat berpengaruh bagi para sufi adalah Ibrahim Ibn Adham. Ia lahir di Mekkah , ketika kedua orang tuanya malaksanakan rukun haji. Ayahnya Adham, adalah seorang Raja dari Balkh. Dari anak Raja Ibrahim akhirnya berubah menjadi zahid.perubahan itu terjadi karena suatu mimpi, ia mendengar suara. Karena mendengar suara itu kemudian ia meninggalkan kerajaan selanjutnya menjadi zahid. Ia meninggal di tahun 777 M. Diantara ucapan-ucapan Ibrahim ini salah satunya : “ Cinta kepada dunia menyebabkan orang menjadi tuli serta buta dan membuat ia menjadi budak.”
Ketiga adalah Radi’ah Al-Adawiah ia lahir di Basrah pada tahun 714 M dan meninggal sewaktu ia masih kecil dan kemudian ia kelihatannya dijual sebagai budak. Setelah dibebaskan ia pergi menyendiri ke Padang Pasir dan memilih menjadi zahid. Adapun ucapannya kepada Sufyan Al-Sauri ketika ditanya tentang hikmat ia menjawab : “ Alangkah baiknya bagimu jika engkau tidak mencintai dunia ini”.
Keempat adalah Abu Nasr Bisyr Al-Hafi juga dikenal sebagai seorang zahid. Ia berasal dari Khurasan dan lahir pada tahun 767 M. Dan meninggal di Bagdad pada tahun 841 M. Dikatakan bahwa dimasa mudanya ia ikut dalam gerombolan perampok diMarw dan suka minum. Mengenai sebab yang membuat ia merubah hidupnya menjadi zahid adalah ketika sedang mabuk pada suatu hari ia menjumpai dijalan sepotong kertas dengan tulisan Bismillah Al-Rahman Al-Rahim. Pada malamnya ia bermimpi dan mendengar suara : “Karena engkau memuliakan namaku akan kumuliakan pula namamu didunia dan diakhirat.” Kemudian ia tobat dan hidup sebagai zahid.
Ditegaskan pula bahwa dalam perkembangan zahid ada dua golongan zahid. Satu golongan zahid meninggalkan duniawi serta kesenangan materil serta memusatkan perhatian pada ibadah karena didorong oleh perasaan takut akan masuk neraka diakhirat. Perasaan takutlah yang mendorong bagi mereka. Dan golongan lain didorong bukan oleh perasaan takut, tetapi sebaliknya oleh perasaan cinta kepada Tuhan. Tuhan bagi mereka bukanlah merupakan suatu zat yang harus dijauhi dan ditakuti, tetapi suatu zat yang harus dicintai dan didekati. Maka mereka meninggalkan kehidupan duniawi dan banyak beribadah karena ingin mendekatkan diri kepada Tuhan. Zahid-zahid tersebut diatas termasuk dalam golongan keduanya.
Jalan untuk mencapai tujuan itu panjang dan berisi stasion-stasion yang disebut dalam bahasa Arab al-maqomat. Buku-buku tasawwuf tidak selamanya memberikan angka dan susunan yang sama tentang stasion-stasion itu yang biasa disebut ialah tobat, zuhud, sabar, tawakal, dan ridho.
Al-hal merupakan keadaan mental, seperti yang termasuk didalamnya adalah al-khauf (perasaan takut), at-tawadu’ (rasa rendah diri), al-taqwa (takwa), al-ikhlas (keikhlasan), al-uns (rasa berteman), al-wajd (gembira hati), dan al-syukr (syukur).
Langkah atau tahapan yang harus dilalui seorang zahid untuk menjadi seorang sufi. Seorang sufi itu harus sabar, bertawakkal, senantiasa dalam keadaan ridho dan cinta kepada Tuhan. Sedangkan langkah yang paling pertama adalah seorang yang ingin menjadi sufi ia harus bertobat, tobat dari segala dosa besar dan kecil. Dan yang paling tinggi tingkatannya adalah cinta kepada Tuhan.
Al-Mahabbah senantiasa didampingi oleh al-ma’rifah. Keduanya menggambarkan tentang hubungan antara sufi dan Tuhan. Yaitu dengan rasa cinta dan hati sanubari. Seperti contoh perkataan Rabi’ah Al-Adawi’ah ia menerangkan “ Aku mengabdi kepada Tuhan bukan karena takut masuk neraka atau bukan pula karena ingin masuk surga, tetapi karena cintaku kepadaNya.”
Al-Ma’rifah diperoleh dengan hati nurani dan hanya dimiliki oleh kaum sufi. Dan memperolehnya tergantung dengan rahmat Tuhan. Sufi yang pertama membawa faham ma’rifah adalah Zunnun Al-Misri.
Menurut Al-qusyaiti ada tiga alat yang dipergunakan sufi dalam hubungan mereka dengan Tuhan. Al-qalb (jantung) untuk mengetahui sifat-sifat Tuhan, al-ruh (roh) untuk mencintai Tuhan, dan al-sir (hati nurani) untuk melihat Tuhan.
Al-fana’ ialah penghancuran perasaan atau kesadaran seseorang tentang dirinya dan tentang makhluk lainnya. Al-baqa’ ialah kelanjutan wujud dari Tuhan, al-ittihad adalah keyakinan yang teguh mengharapkan ridho Allah. Sufi yang membawa faham itu adalah Abu Yazid Al-Bustami.
Syatahat ( theopathical stammerings) ucapan – ucapan yang ganjil yang keluar dari mulut para sufi ketika sampai ke ambang pintu Al-ittihad.
Al-Hallaj adalah seorang murid dari sufi-sufi kenamaan di Bagdad, faham yang dibawanya adalah faham al-hulul. Ia dihukum mati karena ia dituduh mempunyai hubungan dengan golongan Syi’ah ekstrim, kaum Qaramitah, yang banyak menentang pemerintahan Bani Abbas.
Ibn Al-‘Arabi adalah seorang sufi. Ia membawa faham wadah al-wujud. Ibn Al-‘Arabi berpendapat bahwa Tuhan sama dengan alam itu benar. Karena, Alam merupakan cerminan bagi Tuhan. Pada benda-benda yang ada dalam alam karena essensinya ialah sifat ketuhanannya, Tuhan melihat diriNya. Dari sinilah timbul faham kesatuan wujud.
Unsur-unsur yang terdapat dalam tarekat antaranya adalah adanya aturan, penyatuan guru dengan murid, pelaksanaan ibadah sehari-hari dengan berkumpul dan berdzikir untuk latihan spiritual.
Diantara tarekat-tarekat besar yang pertama timbul adalah tarekat Qadirriah. Tarekat ini dihubungkan dengan Muhy Al-Din Abd Al-Qadir Ibn Abdillah Al-Jili (juga disebut Al-Jilani). Sufi ini lahir di Jilan (Persia) pada tahun 1078 M. Sebelum meninggal pada tahun 1166 ia telah telat mulai mempunyai pengaruh besar. Tarekat Qadiriah selain di Indonesia terdapat di Irak, Turki, India, Turkistan, Sudan, Cina, dan Maroko.
Dzikir adalah Proses ibadah memfokuskan jiwa dan hati dalam mengingat dan berinteraksi langsung dengan Allah melalui proses penyatuan diri. Tujuannya adalah agar lebih dekat lagi kepada Allah, latihan spiritual untuk diri kita dan selalu mengingat Allah.
Ada Pro dan kontra terhadap peraktek tarekat dan ajaran tasawwuf. Karena tarekat merupakan jalan dalam penempuh keridhoan Allah. Dengan berbagai macam fasilitas hati melalui proses ibadah seperti berdzikir, do’a, sholat dan sebagainya. Yang berbeda dengan ajaran tasawwuf hanya cara penempuhannya saja tetapi, satu tujuannya.

Published in: on March 17, 2010 at 6:48 am  Comments (1)  

The URI to TrackBack this entry is: https://danankphoenix.wordpress.com/2010/03/17/aspek-ibadah-latihan-spiritual-dan-ajaran-moral/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentLeave a comment

  1. […] Aspek Ibadah, Latihan Spiritual, dan Ajaran Moral. March 2010 5 […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: