Penjual Telor

Di sebuah pasar tradisional.

  • Pembeli: “Mas, telornya berapa sekilo?”
  • Penjual: “Telor ayam atau telor bebek?”
  • Pembeli: “Telor ayam.”
  • Penjual: “Telor ayam biasa atau ayam kampung?”
  • Pembeli: “Ayam biasa.”
  • Penjual: “Yang lokal atau yang import?”
  • Pembeli: “Yang lokal aja.”
  • Penjual: “Yang lokalnya mau yang dari Jakarta, Bogor atau Depok?”
  • Pembeli: “Yang Jakarta deh…” (Sambil terlihat kesal).
  • Penjual: “Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?”
  • Pembeli: “Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan?”
  • Penjual: “Maaf Bu, saya penjual mie ayam di sebelah.Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng.”
Published on January 17, 2010 at 2:08 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://danankphoenix.wordpress.com/penjual-telor/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: